Gubernur Jatim saat meninjau lokasi terdampak gempa di Kota Blitar. (Foto: Newsroom)

 

Tulungagung РGubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat kunjungannya ke Tulungagung  dan Blitar mengatakan, pihaknya terus memonitor penanganan pasca gempa Malang Sabtu lalu yang melanda beberapa wilayah di Jawa Timur. 

Khofifah mencatat daerah yang terdampak cukup parah berada di Kabupaten Malang dan Lumajang.

Khofifah sudah meminta masing-masing pemkab dan pemkot yang daerahnya terdampak untuk segera mendata berapa kerusakan yang terjadi baik rumah warga maupun fasilitas umum.

Khusus untuk rumah yang rusak, Khofifah akan mengupayakan warga yang terdampak akan mendapat dana stimulus dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

Nominal yang akan didapat beragam, tergantung dari tingkat kerusakan rumah. Bila rusak parah akan mendapat 50 juta, rusak sedang 25 juta, dan rusak ringan 10 juta. Namun dana stimulus itu tidak termasuk uang pembangunan atau biaya operasional selama proses perbaikan.

“Yang rusak berat mendapat 50 juta, rusak sedang 25 juta, rusak ringan 10 juta. Tapi belum termasuk ongkos pembangunannya,” tegas KIP.

Khofifah berharap pendataan terhadap rumah warga yang terdampak bisa selesai dalam waktu seminggu ke depan, agar perbaikan bisa segera dilakukan.

Diberitakan sebelumnya gempa 6,1 skala richter yang mengguncang Malang Sabtu lalu berdampak cukup parah di beberapa kabupaten-kota di Jawa Timur. Rata-rata kerusakan terjadi pada rumah warga dan fasilitas umum.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*